Kunjungan ke PG Jati Barang

Sukses Giling 2010 Karyawan PG Lestari dan Petani Kunjungan ke PG Jati Barang
 
courtesy doc http://www.bumn.go.id
 
Baca Selengkapnya →

Disinilah "Aku" Berfungsi

Pemasangan rel
kebun - kebun yang sulit di lalui armada truk disaat hujan tiba

dibawah rel di beri kasuran dari anyaman bambu / gedeg


petugas tebang dari PG

Hasil evakuasi tebu di kebun-kebun yang tidak mampu di jangkau oleh truk
Baca Selengkapnya →

EFISIENSI BIAYA TEBANG KEBUN SULIT

EFISIENSI BIAYA TEBANG KEBUN SULIT
( BIAYA UMBAL )
DENGAN LORI MINI MODIFIKASI PG LESTARI


   Kondisi sekarang tenaga tebang semakin langka , sedangkan program pemenuhan BBT dilaksanakan pengembangan areal di daerah baru seperti : Tuban , Bojonegoro , Gresik dan Madura , dimana pada daerah tersebut sarana dan prasarana untuk pelaksanaan tebang angkut belum memadai antara lain, jalan tebang tidak layak , lokasi kebun masuk ke dalam, tanah berat bila kena hujan armada angkut tidak bisa masuk sehingga menimbulkan biaya tebang angkut yang tinggi serta membutuhkan tenaga tebang yang cukup banyak.  
   Keterbatasan tenagab tebang dan alat mekanisasi mengakibatkan pasok bahan baku tebu tidak sesuai dengan kapasitas giling, yang berpengaruh terhadap produksi Gula, efisiensi pabrik, pemborosan bahan bakar, hal tersebut berakibat pada HPP tinggi.
    Hasil evaluasi mengenai upah tebang dan umbal ada yang mencapai Rp.30.000 , / ku yang disebabkan :
- Produktivitas tenaga kerja rendah
- Penyesuaian upah minimum ( pendapatan penebang )
- Mekanisme tenaga kerja yang kurang sistematis
- Sulitnya medan
Akibat dari biaya tebang yang tinggi menimbulkan penurunan SHU petani dan tidak efisien bagi perkembangan tanaman tebu di lahan pengembangan maupun Historis.
   Berdasarkan pengalaman di tahun giling 2009 dan 2010 yang mana curah hujan di tahun giling tersebut terlalu tinggi, Pabrik Gula Lestari banyak mengalami kendala dalam pasokan tebu yang  kaitannya dengan kebun-kebun yang sangat sulit dijangkau armada truk (lahan pengembangan / kebun sulit) maka munculah ide membuat alat bantu umbal yang biasa disebut "Lori Mini PG Lestari" alat bantu ini juga bertujuan untuk menekan biaya tebang, menaikkan jumlah pasok tebu di saat hujan  dan mengantisipasi tenaga tebang yang semakin sulit didapat.Sistem umbal dengan tenaga manusia tidak mampu bertahan lama karena menguras tenaga , membutuhkan tenaga kerja dan biaya yang tinggi , sehingga perlu di siapkan alat kerja baru yang berfungsi untuk menggantikan tenaga umbal dari kebun ke jalan yaitu "LORI MINI LESTARI" dengan bahan dari besi siku yang lebih ringan dan mudah di dapatkan.
  Alat bantu "LORI MINI LESTARI" ini terdiri dari beberapa bahan diantaranya :
Bahan untuk Rel terbuat dari bahan plat siku L ukuran 5cm x 5cm x 5mm dan bahan untuk lori adalah plat kotak ukuran 5cm x 5cm x 3mm panjangnya 6m dipotong-potong sesuai ukuran, Roda lori terbuat dari klaker dengan diameter 7"





Gambar disamping adalah gambar LORI MINI LESTARI yang telah jadi, sebelum di aplikasikan di kebun.
Lori yang telah jadi dan diaplikasikan di kebun








Proses pembuatan LORI MINI LESTARI
sampai saat ini Pabrik Gula Lestari telah berhasil membuat LORI MINI sebanyak 25 buah Lori dan 1 km rel untuk lorinya.
Terus berkarya demi kemajuan bangsa, Bravo PTPN X jayalah terus Lestariku
Baca Selengkapnya →

HUJAN MENGGUYUR GILING PG LESTARI DI UNDUR

Akibat derasnya hujan yang terus mengguyur daerah Kertosono dan sekitarnya, akhirnya Pabrik Gula (PG) Lestari yang berlokasi di Kertosono memastikan undur masa gilingnya hingga awal Juni 2010, yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 2 Juni 2010

"Hanya PG Lestari yang menunda masa gilingnya hingga tanggal 2 Juni. Ini disebabkan intensitas hujan di daerah Kertosono dan sekitarnya sampai saat ini masih cukup deras," kata Sekretaris Perusahaan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X, Djoko Santoso, di Surabaya, Selasa (18/5/10).

Menurut rencana, pada masa giling 2010 ini PG Lestari akan menggiling sekitar 59.200 ton tebu dengan produksi gula yang akan mencapai 42.000 ton.

Sementara target giling PTPN X pada tahun 2010 mencapai 70.000 hektar dengan produksi gula 474.100 ton, naik 10% dari produksi tahun lalu.

Dikatakan Djoko, sebenarnya ada empat PG yang menunda masa gilingnya di 2010 ini akibat hujan. Ke empat PG tersebut adalah PG Lestari, PG Krembung, PG Watu Tulis dan PG Cukir. Tiga PG terakhir, diperkirakan akan menunda selama satu minggu hingga tanggal 23 Mei mendatang.

"Selain bisa menurunkan rendemen tebu, hujan juga akan menyuliskan tebang tebu. Karena lahan akan menjadi becek dan sulit melaluinya," tekan Djoko.

Padahal menurut penuturan Djoko, pada tahun ini rendemen tebu PTPN X ditargetkan akan meningkat hingga 8 lebih. Akan tetapi target tersebut akan gagal jika hujan belum reda hingga akhir Mei.

"Mungkin rendemen hanya akan mencapai 7 seperti pada tahun 2009 kemarin. Untuk itu kami menunda sekitar satu minggu dengan harapan hujan sudah redah sehingga tidak mempengaruhi rendemen," lanjutnya.

Sementara 7 PG milik PTPN X lainnya sudah mulai giling mulai tanggal 8 Mei yang lalu.
Baca Selengkapnya →
KD NET COMPUTERINDO
MELAYANI :

  • INTERNET SPEED ACCES
  • SERVICE
  • JUAL-BELI
  • NETWORKING (PEMASANGAN JARINGAN)
  • ACCESORIES
JL. BENGAWAN 34 PATIANROWO (PERUM PG. LESTARI KERTOSONO)
TELP. (0358) 555 972 HP. 085 259 829 999 - 085 655 466 987
Baca Selengkapnya →
 
Ardiansyah Blog © | Di Desain Oleh Bintang Sembilan
Green Template v2